Sederhana saja , karna bagiku.... apapun keadaannya... HIDUP ADALAH ANUGERAH

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Hatiku Sudah Mantap


Menurut mami aku gila...
Mungkin, memang aku gila,Masgusay...
Orang lain, mungkin akan biarkan saja
Dia mendapatkan hukumannya.
Toh dia orang yang aku benci.
Toh dia orang yang udah sakiti aku.
Toh dia orang yang sudah hancurkan hidupku.
Tapi entah kenapa aku nggak bisa.
Aku nggak bisa melihat orang yang nggak Bersalah, dihukum atasa
sesuatu yang tidak dia lakukan.
Mungkin, cuma kamu yang bisa mengerti., Masgusay.
Bahkan mungkin, kalau kamu ada di posisi aku.,
kamu akan lakukan hal yang sama..
Hatiku sudah mantap.
Besok pagi, Aku akan berikan Bukti itu ke Dekan.
Bukti yang akan membebaskan dia dari semua kesalahan,meski bukti itu,
mungkin akan menghancurkan reputasi aku di kampus..

Sebut Saja Dia J


Kenapa kejadian buruk itu nyaris berulang. tapi kali ini,
Andrio malah jadi penyelamat aku..
Aku gak tau, gimana jadinya kalau Andrio gak bawa dia pergi.
Walau aku juga punya prasangka buruk,kalau Andrio kerjasama
dengan cowok brengsek yang mau jahatin aku itu!.
Sebut aja dia J.!
Tapi mungkin itu hanya prasangka buruk Aku.
Perlakuan J itu,bikin aku merasa kalau gak ada cowok baik di dunia ini.
Yang baik hanya Masgusay..

Hidupku Masih Berlanjut


Berbagai peristiwa menyakitkan beberapa hari yang lalu
memang gak akan hilang dalam ingatan aku..
Tapi bukan berarti aku harus diam dan terpuruk selamanya
dalam kesedihan.
Hidup aku masih berlanjut.
Aku coba kembali menata hidup aku.
melanjutkan cita cita aku menjadi seorang sarjana..
Tapi ternyata,disaat aku sedang berusaha merangkak untuk naik.
justru sahabat aku terperosok jatuh kedalam lobang yang sangat dalam..

Aku ingin sekali menarik Vanya keluar dari sana..
Aku ingin menyelamatkan sahabat aku.
sama seperti Masgusay yang sudah berusaha menarik aku dari lubang
yang paling dalam..

Aku Akan Jadi Sarjana


Kamu pasti gak percaya kalau mendengar cerita aku hari ini,Masgusay..
Orang bilang roda berputar,mungkin itu benar..
Bayangin aja...
Orang yang dulu paling keras menentang aku kuliah,yaitu Mami Mayang..
sekarang malah biayain kuliah aku...
Aku akan jadi sarjana mas.seperti cita cita Kamu.
Aku janji,Aku pasti jadi perempuan hebat..
Dan suatu hari nanti,aku akan persembahkan kesuksesan aku buat kamu.

Maut Dan Jodoh Adalah Takdir Tuhan


Maut dan jodoh adalah takdir Tuhan.
Dua hal yang tidak akan pernah bisa dikendalikan oleh manusia.
Karena maut bisa datang kapan saja,saat dia mau menjemput.
 Begitu juga dengan jodoh.
Mau berusaha sekeras apapun bersatu dengan seseorang,apabila
Tuhan berkata dia bukan jodoh kita,akan di jauhkan sejauh jauhnya.
Hari ini aku kembali menyadari ada satu takdir Tuhan yang gak akan
bisa aku hindari,..
Yaitu orang tua.
Karena hari ini aku mengetahui sebuah kenyataan..
Kalau Ibu yang selama ini aku sayangi,
Ibu yang selalu jadi orang nomor satu untuk aku
ternyata buka Ibu kandung aku...
Sedangkan mami Mayang...
Orang yang sudah menjerumuskan aku
ternyata adalah Ibu kandung aku yang sebenarnya.
Seorang anak tidak bisa memilih siapa orang tuanya.
Yang bisa seorang anak lakukan adalah berbakti kepada Orang tuanya.
Karena itu,walaupun sulit...
Aku akan mencoba untuk berbakti pada Ibu kandung aku..
Mami Mayang....