Sederhana saja , karna bagiku.... apapun keadaannya... HIDUP ADALAH ANUGERAH

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Ayah


Seorang Ayah yang baru bertemu dengan anak kandungnya setelah bertahun-tahun, harusnya sangat bahagia dan ingin selalu mencurahkan kasih sayangnya yang selama ini tak tercurahkan. Aku nyaris tidak percaya ketika mengetahui bahwa kenyataan berkata lain. Seperti ada sesuatu, tapi aku pun tidak tahu apa dan kenapa. Padahal seharusnya akan indah jika dipertemukan dari sebuah kehilangan yang panjang.

Kenangan Kak Adera


Yang ada dalam pikiranku sekarang hanya bayangan kak Adera. Kakak yang sekarang sudah tak ada lagi di dunia ini... Tapi aku bersyukur untuk semua kenangan yang pernah aku jalani bersamanya...
Kenangan kak Adera yang begitu penyayang dan menjagaku...

Kenanganmu penuh cerita bahagia yang membuatku tersenyum..
Tapi.... Kenanganmu juga berisi cerita pedih yang membuat air mataku jatuh..
Kisah cangkang yang mengorbankan diri hancur untuk melindungi kura kura...
Namun kura kura pun merana hidupnya tanpa cangkangnya...
Aku merindukanmu cangkangku.. Pelindungku... Kakakku...
Kak Adera.. Seandainya kakak ada disini bersamaku..
Aku pasti akan lebih kuat menjalani semua ini..

Tidak Ada Kata Terlambat


Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik.. Melihat seseorang bersemangat untuk membuat Ibunya yang sudah meninggal bangga, aku jadi berpikir gimana kalau ternyata ibuku sudah meninggal? Gimana kalau aku gak sempat lagi ketemu ibu? gak sempat bikin ibu bangga? Atau yang lebih menyedihkannya, bagaimana kalau ibu nggak pernah merasa bangga denganku?

Anak Yang Tidak Pernah Bersyukur


Sedih sekali menceritakan cerita ini..
Soal anak yang tidak bersyukur memiliki orang tua yang begitu baik.
Vivian menjadi buta karena kesalahannya sendiri,
namun dia tetap menyalahkan Ibunya.
Tapi walaupun ditolak dan terus disalahkan, Ibunya tetap setia menjaga dan merawat Vivian. Sementara orang yang diharapkan vivian untuk menjaganya, justru kabur dan menghindar..
Andai saja aku diberikan ibu sebaik itu, Aku pasti akan mencintai dan menyayanginya sepenuh hatiku. Semoga aku bisa bertemu dengan Ibuku..

Terima Kasih Pangeran Malam


Melalui Blog ini, hari ini Aku hanya ingin mengucapkan rasa terima kasihku pada Pangeran Malam, Dimana hari ini Pangeran Malam telah melakukan hal yang tidak bisa Aku balas..
Sekali lagi Terima Kasih Pangeran malam..
Kebaikanmu takkan pernah Aku lupa..
Sekali lagi Terima Kasih....

Kasih Sayang Orang Tua


Kasih sayang Orang tua ke Anak tidak akan pernah luntur sepanjang masa. Kasih sayang itupun tanpa syarat. Saat ada kesalahpahaman, luangkan waktu untuk berbicara, pasti akan kembali baik. Widya dan Ayahnya mengajarkan kita kasih sayang tulus itu. Widya beruntung memiliki Ayah yang baik, sementara Ayahnya beruntung memiliki abak yang tak menyerah pada takdir Ilahi.

Selagi Tekad, Pasti Ada Jalan Keluar..!


Setelah terbiasa dikasihani..
Aku bisa menerima kekurangan diri aku..
Memang itu gak mudah..
Aku harus bisa belajar menghadapi semuanya..
Tapi Selagi ada tekad, pasti akan ada jalan untuk mendapatkan semuanya...

Jangan Berputus Asa


jangan berputus asa jika menghadapi kesulitan
karena setiap tetes air hujan yang jernih berasal dari awan yang gelap
satu kejadian menyadarkan aku
ternyata masih banyak orang lain yang mempunyai masalah
lebih berat dari kita.
hadapi semua dengan bersyukur.

Hidup Adalah Anugerah


Untuk apa kita menyesali hidup kita..?
Hidup adalah Anugerah...
segala yang kita alami
tidak perlu di sesali....
setiap ada awal pasti ada akhir
dan setiap masalah apsti ada jalan keluarnya...
jangan pernah menyerah,
percaya diri dan bahaia menanti.

SYUKUR


Jangan berputus asa jika menghadapi kesulitan......
Karena setiap tetes air hujan yang jernih berasal dari awan yang gelap.....
Satu kejadian mengajarkan aku....
Ternyata masih banyak orang lain yang mempunyai masalah lebih berat dari kita.....
Hadapi semua dengan bersyukur

Aku Bukan Anak Durhaka


Akhirnya memutuskan untuk melepaskan seseorang yang aku sayangi
Orang itu adalah Ayah..
Bukan..? Bukan karena aku anak durhaka,..
Bukan juga karena aku tidak sayang lagi padanya..
tapi karena aku sadar,kalau kehidupan Ayah dan kehidupanku
sudah tidak bisa seperti dulu..
seberapapun aku menyayangi Ayah,Aku tidak bisa masuk lagi
dalam kehidupan Ayah,karena Ayah sudah memiliki pendamping hidup yang lain..
Istri Ayah dan Ibu,bagaikan air dan minyak.
Mereka tidak bisa bersatu.
karena sudah ada luka menahun di hati Ibu..
Luka yang tidak akan pernah sembuh..
karena itu Aku mohon maaf padamu Ayah.
karena aku terpaksa menjaga jarak dari Ayah.
Demi menjaga perasaan Ibu...
Tapi aku ingin sekali Ayah tahu,kalau aku masih sangat menyayangimu.

Masgusay, Sedang Apa Kamu Disana??


Masgusay,Sedang apa kamu disana?
Apa kamu akan menangis?
atau justru tersenyum melihat apa yang terjadi padaku hari ini?
Andrio melamarku secara resmi.
Dan aku menerimanya.
Bukan berarti aku melupakanmu,Masgusay.
Selamanya aku mencintaimu..
Tapi sekarang,mungkin sudah waktunya buatku menerima kenyataan yang terjadi.
Bahwa kamu udah nggak ada lagi di dunia ini..

Seperti Mimpi


Seperti mimpi....
Lusa aku akan mulai kuliah...
memulai lembaran baru hidupku sebagai Mahasiswi Psikologi...

Jodoh Terbaik Menurut Weton


Neptu hari dan Pasaran
Dalam melakukan hajat
perkawinan, mendirikan rumah,
bepergian dan sebagainya.
Kebanyakan orang jawa dahulu,
mendasarkan atas hari yang
berjumlah 7(senin-minggu) dan
pasaran yang jumlahnya ada 5,
tiap hari tentu ada rangkapannya pasaran, jelasnya : tiap hari tentu jatuh pada pasaran tertentu.
Masing-masing hari dan pasaran
mempunyai “ neptu “, yaitu “
nilai “ dengan angkanya sendiri-
sendiri sebagai berikut :
Nama hariNeptu ( nilai ) Nama
PasaranNeptu ( nilai ) [Ahad 5] [Legi 5]
[Senen 4] [Paing 9]
[Selasa 3] [Pon 7]
[Rabu 7] [Wage 4]
[Kamis 8] [Kliwon 8]
[Jum’at 6]
[Sabtu 9]
Neptu hari atau pasaran
kelahiran untuk perkawinan.
Hari dan pasaran dari kelahiran
dua calon temanten yaitu anak
perempuan dan anak lelaki
masing-masing dijumlahkan
dahulu, kemudian masing
masing dibuang ( dikurangi )
sembilan
Misalnya :
Kelahiran anak perempuan
adalah hari Jumat (neptu 6)
wage (neptu 4) jumlah 10,
dibuang 9 sisa 1
Sedangkan kelahiran anak laki-
laki ahad (neptu 5) legi (neptu
5) jumlah 10 dikurangi 9 sisa 1.
Menurut perhitungan dan
berdasarkan sisa diatas maka
perhitungan seperti dibawah ini:
Apabila sisa:
1 dan 4 : banyak celakanya
1 dan 5 :bisa
1 dan 6 : jauh sandang
pangannya
1 dan 7 : banyak musuh
1 dan 8 : sengsara
1 dan 9 : menjadi perlindungan
2 dan 2 : selamat, banyak
rejekinya
2 dan 3 : salah seorang cepat
wafat
2 dan 4 : banyak godanya
2 dan 5 : banyak celakanya
2 dan 6 : cepat kaya
2 dan 7 : anaknya banyak yang
mati
2 dan 8 : dekat rejekinya
2 dan 9 : banyak rejekinya 3 dan
3 : melarat
3 dan 4 : banyak celakanya
3 dan 5 : cepat berpisah
3 dan 6 : mandapat
kebahagiaan
3 dan 7 : banyak celakanya
3 dan 8 : salah seorang cepat
wafat
3 dan 9 : banyak rejeki
4 dan 4 : sering sakit
4 dan 5 : banyak godanya
4 dan 6 : banyak rejekinya
4 dan 7 : melarat
4 dan 8 : banyak halangannya
4 dan 9 : salah seorang kalah
5 dan 5 : tulus kebahagiaannya
5 dan 6 : dekat rejekinya
5 dan 7 : tulus sandang
pangannya
5 dan 8 : banyak bahayanya
5 dan 9 : dekat sandang
pangannya
6 dan 6 : besar celakanya
6 dan 7 : rukun
6 dan 8 : banyak musuh
6 dan 9 : sengsara
7 dan 7 : dihukum oleh istrinya
7 dan 8 : celaka karena diri
sendiri
7 dan 9 : tulus perkawinannya
8 dan 8 : dikasihi orang
8 dan 9 : banyak celakanya
9 dan 9 : liar rejekinya
Neptu hari dan pasaran dari
kelahiran calon mempelai laki-
laki dan perempuan, ditambah
neptu pasaran hari perkawinan
dan tanggal (bulan Jawa)
semuanya dijumlahkan
kemudian dikurangi/ dibuang
masing tiga, apabila masih sisa :
1 berarti tidak baik, lekas
berpisah hidup atau mati
2 berarti baik, hidup rukun,
sentosa dan dihormati
3 berarti tidak baik, rumah
tangganya hancur berantakan
dan kedua-duanya bisa mati.
Neptu hari dan pasaran dari
kelahiran calon mempelai laki-
laki dan perempuan, dijumlah
kemudian dikurangi / dibuang
empat-empat apabila sisanya :
1 Getho, jarang anaknya ,
2 Gembi, banyak anak ,
3 Sri banyak rejeki ,
4 Punggel, salah satu akan mati
Hari kelahiran mempelai laki-
laki dan mempelai wanita,
apabila :
Ahad dan Ahad, sering sakit
Ahad dan Senin, banyak sakit
Ahad dan Selasa, miskin
Ahad dan Rebo, selamat
Ahad dan Kamis, cekcok
Ahad dan Jumat, selamat
Ahad dan Sabtu, miskin Senen
dan Senen, tidak baik
Senen dan Selasa, selamat
Senen dan Rebo, anaknya
perempuan
Senen dan Kamis, disayangi
Senin dan Jumat, selamat
Senin dan Sabtu, direstui Selasa
dan Selasa, tidak baik
Selasa dan Rebo, kaya
Selasa dan Kamis, kaya
Selasa dan Jumat, bercerai
Selasa dan Sabtu, sering sakit
Rebo dan Rebo, tidak baik
Rebo dan Kamis, selamat
Rebo dan Jumat, selamat
Rebo dan Sabtu, baik Kamis dan
Kamis, selamat
Kamis dan Jumat, selamat
Kamis dan Sabtu, celaka
Jumat dan Jumat, miskin
Jumat dan Sabtu celaka
Sabtu dan Sabtu, tidak baik..
Wallahualam bi’sahwab..

Horoskop Jawa Yang Semakin Dilupakan


Bangsa yang baik adalah bangsa yang nggak lupa sama peninggalan nenek moyangnya. Begitulah perumpaan yang bisa saya angkat dalam tulisan kali ini. Kita tahu bahwa Horoskop Jawa semakin dilupakan, termasuk oleh masyarakat Jawa sendiri. Mereka cenderung lebih mengenal dan memahami zodiak dan horoskop Cina yang dikenal dengan berbagai sio. Demikian diutarakan pakar horoskop Jawa Krt. Hudoyo Doyodiputro di Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini.

Hudoyo menjelaskan, horoskop Jawa terdiri dari 12 lambang ilmu penginderaan supranatural yang terkait dengan kehidupan dan penghidupan berdasarkan astronomi, astrologi, pelintangan, dan pawekon. Tapi semakin lama,Weton semakin dilupakan banyak orang.Biasanya horoskop Jawa sering dipakai untuk menghitung weton yang terdiri dari hari dan pasaran. Ia menambahkan, masing-masing hari memiliki angka sendiri. Misalnya, hari Ahad ditandai angka lima dan dilambangkan dengan Matahari yang berarti hati terang. Sedangkan pasaran yaitu pon, wage, kliwon, legi, dan pahing juga memiliki arti tersendiri dengan nilai tertinggi sembilan.

Menurut Hudoyo, dalam tanggal lahir seseorang, hari, dan pasaran bisa digabung untuk kemudian dikurangi kelipatan tujuh. Masing-masing lambang dan pasaran mempunyai sifat yang berbeda satu sama lainnya. Bahkan, buat yang lahir dengan hasil penghitungan watak kurang baik, dalam tradisi Jawa dapat dihilangkan dengan upacara ruwatan yang bisa dilaksanakan secara massal. "Ruwatan bernuansakan Islam berupa doa dan salawat nabi," ungkap Hudoyo.

"Dahulu banyak yang ke saya untuk bertanya tanggal. Tetapi sekarang jarang sekali. Banyak yang mengiraukan hitungan Jawa karena zaman telah maju. Orang yang mengerti hitungan Jawa juga sedikit. Bahkan anak saya juga tidak mengerti" ungkap mantan Kepala Desa Nglebak ini.

Saat ini, sebagian besar masyarakat lebih memilih waktu yang senggang untuk menggelar hajatan. Dalam pernikahan juga tidak lagi memikirkan weton untuk menentukan kecocokan calon pengantin. Asalkan saling suka, maka pasangan itu dinikahkan.